Kerak Telor close-up

Kerak Telor adalah makanan tradisional khas suku Betawi yang berbentuk seperti omlet tebal, namun dengan cita rasa, tekstur, dan cara pembuatan yang sama sekali berbeda. Terbuat dari perpaduan telur bebek, beras ketan, kelapa parut, ebi (udang kering), dan bawang merah goreng, Kerak Telor dimasak di atas bara arang dengan teknik unik yang menghasilkan lapisan kerak renyah di kedua sisinya.

"Kerak Telor bukan sekadar makanan — ia adalah cerminan identitas Betawi: sederhana dalam bahan, namun kaya dalam cita rasa dan makna." — Budayawan Betawi

Keunikan Kerak Telor terletak pada proses memasaknya. Berbeda dengan omlet atau telur dadar pada umumnya yang digoreng di atas wajan dengan minyak, Kerak Telor dimasak di atas loyang (wajan datar kecil) yang diletakkan langsung di atas bara arang. Panas dari arang membuat lapisan bawah telur dan ketan mengeras membentuk kerak berwarna cokelat kehitaman yang renyah dan gurih — inilah yang memberi nama "Kerak" pada makanan ini.

Tekstur Kerak Telor sangat kontras dan menarik: bagian luar garing dan renyah seperti kerupuk, sementara bagian dalamnya lembut, legit, dan sedikit lengket dari campuran ketan dan telur. Rasa gurih dari ebi dan telur bebek berpadu dengan manisnya gula merah dan aroma harum dari kelapa parut serta jahe, menciptakan profil rasa yang kompleks namun seimbang.

🔥

Dimasak di Atas Arang

Bara arang memberikan aroma khas dan kerak sempurna.

🥚

Telur Bebek Pilihan

Rasa lebih gurih dan tekstur lebih padat dibanding telur ayam.

🍚

Beras Ketan

Ketan yang sudah direndam semalam memberikan kelembutan dan kelekatan.

🦐

Ebi (Udang Kering)

Umami khas yang menjadi identitas rasa Kerak Telor otentik.